Tuesday, 18 August 2015

Dua Baris Tujuh Kata




 HARAPAN

Delusi reformasi.
Doa membara, melindungi demokrasi lapuk.

SYUKUR

Indahnya ayat-ayatMu.
Menyejukkan hati, amunisi kekuatanku : Alhamdulillah.

BERHENTI

Ombak berdebur.
Vuvuzela kuletakkan, diam, azan berkumandang!

ZAMAN INI

Negeri dekadensi.
Bumbu zaman berkiblat amoral, Astagfirullah.


ANUGERAH

Rengkuhan kasihMu.
Pertemukanku, menyapa imam penuntun surgaku.


~Puisi yang berjudul “Harapan, Syukur, Berhenti, Zaman Ini, Anugerah” di atas terpilih menjadi kontributor dalam even lomba menulis puisi 2,7 (dua baris tujuh kata) dengan tema “Religi” dan dibukukan bersama karya penulis lainnya dalam buku antologi Puisi.


Simak juga puisi dan lembaran cerita yang lainnya di http://soearaperempoean.blogspot.com/ atau buka di fanspage https://www.facebook.com/pages/Soeara-Perempoean/474156479396546
 



Categories:

1 comment:

  1. baru tau gue ada puisi pendek banget kek gini

    ReplyDelete