Aku berjalan dalam roda kehidupan.
Di mana aku mementaskan kisah.
Drama yang tak pernah tahu
bagaimana akhirnya.
Ada kuncup pesan-pesan yang mulai
mekar.
Harum menelisik raga yang terkoyak
kusut.
Engkau datang menemani.
Memelukku ketika tengah
menengadahkan harap.
Membuaiku dengan ketenangan.
Sebuah kensunyian bersemayam di
tengah kelam.
Bersama siluet kasihMu, aku
bersujud.
Mematahkan rongga-rongga ketakutan.
Melumpuhkan kaku kesedihan yang
membeku.
Kutahu, Engkau `kan selalu
bersamaku.
Tak peduli di mana aku jatuh.
Tak peduli di mana aku berdiri.
Engkau adalah afeksi.
Bersemayam di jantungku.
Berdegup, berdetak.
Tidak mati.
Simak juga puisi dan lembaran cerita yang lainnya di http://soearaperempoean.blogspot.com/
atau buka di fanspage https://www.facebook.com/pages/Soeara-Perempoean/474156479396546








0 comments:
Post a Comment