Sunday, 19 July 2015

Jumantara


Ketika embun menggelayut mesra.
Kucumbui mimpi yang merana.
Terbangun, lalu hilang : pasrah.
Di mana letak kata lelah?
Biar layu pun kutelaah.
Tak dapatkah mimpi terjawab?
Agar harap tak terjerembab.
Sudah  kusemai benih kesejukan.
Menanti hujan tuk tenangkan.
Namun dalam kemelut mayapada.
Mimpi itu lebur tak terduga.
Aku kecewa!
Pada detik yang tak jua mendukung.
Pada ambisi yang terlalu mengukung.
Dan biar kulekatkan asa,
di atas jumantara.


Simak juga puisi dan lembaran cerita yang lainnya di http://soearaperempoean.blogspot.com/ atau buka di fanspage https://www.facebook.com/pages/Soeara-Perempoean/474156479396546
 
Categories:

0 comments:

Post a Comment