Saturday, 9 May 2015

MAKASAR, DI BALIK PENGHAPUSAN RASISME AFRIKA SELATAN


Tuanta Salamka ri Gowa Syekh Yusuf Abul Mahasin Al-Yaj Al-Khalwati Al-Makassari Al-Banteni atau yang biasa dipanggil dengan Syekh Yusuf Al-Makassari Al-Bantani adalah seorang putra Nusantara yang berasal dari daerah Makasar, Sulawesi Selatan. Namanya tercantum dalam deretan pahlawan Nasional. Beliau adalah seorang ilmuwan, penulis dan juga pimpinan perang pada abad ke 17. Beliau lahir dalam lingkungan kerajaan Gowa pada tahun 1626.

Sejak kecil, beliau telah diajarkan ilmu yang berdasar Al-Qur’an. Masyarakat Bugis yang dalam lingkungannya pun telah mengenal Islam yang menjadi agama resmi di kerajaan. Syekh Yusuf Al-Makassari memiliki ajaran yang menitikberatkan pada kesucian batin dan pengendalian hawa nafsu. Beliau mengajarkan kepada para muridnya untuk melepaskan segala hal yang berkaitan dengan kemewahan keduniawian. Namun ajaran itu bukanlah serta merta meninggalkan kehidupan dunia atau mencampakkan kehidupan. Tujuan beliau lebih menitikberatkan, bahwa sebuah kehidupan haruslah dimanfaatkan dan dijalani dengan tujuan pencapaian kepada Tuhannya.

Selain di dalam negerinya, beliau juga terkenal sebagai pejuang melawan rasisme kulit putih di Afrika. Beliau menghidupkan komunitas-komunitas Islam di Afrika dan karena perjuangan beliau yang begitu hebat dalam menyebarkan Islam ataupun membela bangsa Afrika, Nelson Mandela yang saat itu tengah menjabat sebagai presiden Afrika menjuluki beliau sebagai salah satu putra Afrika terbaik.

Tanggal 23 Mei tahun 1699, Syeikh Yusuf Al-Makassari meninggal pada usia 72 tahun di Cape Town. Hingga kini, tanggal meninggalnya Syeikh Yusuf Al-Makassari pun dijadikan sebagai hari kenegaraan yang diperingati secara khusus di Afrika demi mengenang jasa-jasa beliau. Sebagai orang Indonesia pun kita patut berbangga, dan semoga kelak di Indonesia akan selalu lahir generasi-generasi penerus bangsa yang dapat mengharumkan nama bangsa.

******

Simak juga puisi dan lembaran cerita yang lainnya di http://soearaperempoean.blogspot.com/ atau buka di fanspage https://www.facebook.com/pages/Soeara-Perempoean/474156479396546


Categories:

1 comment: