Wednesday, 20 August 2014

CORETAN ICHA MAMUSU "KENAPA?"


KENAPA?

Sunset yang indah. Kami duduk di bebatuan karang pembatas ombak laut. Burung camar berterbangan melintasi cakrawala. Bergegas pulang ke sarang mereka. 

“Kau cemburu?” tanyaku menyelidik.
“Tidak.” Jawabnya singkat.
“Kenapa kau tak pernah cemburu?” tanyaku lagi.
“Bukankah sebuah hubungan cukup dengan komitmen dan rasa percaya?” 


Aku hanya diam, tidak menjawab. Kata orang, bumbu-bumbu cinta adalah rasa sayang, rindu, dan cemburu. Tapi dia? selama ini tak pernah sekalipun merasa cemburu. Dan bukankah cemburu itu sama juga dengan tanda sayang. “Apa dia tidak. . . .” gumamku dalam hati. Tapi dia jauh lebih dewasa untuk hubungan ini. 

“Kalau kau di posisiku, kau yang akan cemburu.” Katanya sambil tersenyum manis menatapku.

Aku hanya mengangguk. Dia paham akan hal itu. Perasaanku kekanak-kanakan. Dan logikanya selalu tinggi. Yang aku tahu, dia mencintaiku. Tapi bukankah cemburu itu wajar saja? Lalu, kenapa?

“Apa cemburu adalah sesuatu yang salah?” tanyaku padanya.
“Tidak jika kau tahu batasnya.” Jawabnya dengan santai.



By : Icha Mamusu

2 comments: