Sebuah buku pengantar senyuman
Kau hadir menyapa dan menjabat erat tanganku
Lembut kau hadirkan perlahan senyum manisku
Itu kisah di mana kita pertama bertemu
Aku tak pernah mencarimu di luar duniaku
Layaknya kau yang tak sengaja bertemu denganku
Tapi harum cinta terlalu pekat hingga mampu menyentuh
Kini semua kisah berdiam di dalam sepetak duniaku
Segala kisah manis tentang pertemuan
Menyatu hangat dengan kisah kebersamaan
Kau dan aku kini berdua dalam segenap asa
Mencoba meraih mimpi dan aku tak lagi sepi
Tak kusapa lagi hujan yang berhenti
Seperti detik yang menghela napas lelah
Aku masih bersama kisah manis tentang pertemuan
Bermimpi dengan angan yang kurangkai bersamamu
Tak kusapa lagi hujan yang berhenti
Seperti senja yang tenggelam bersama malam
Dan aku masih di sini menanti tanganmu memelukku
Mendekap dan menghangatkanku, membungkam, dan aku diam
Tak kusapa lagi hujan yang berhenti
Seperti lagu yang baru aku dengar lalu kumatikan
Lebih senang mendengarmu bernyanyi lalu hebat dengan musikmu
Meracuni otakku dengan logika, aku diam dan membenarkanmu
by : Icha Mamusu
Kau hadir menyapa dan menjabat erat tanganku
Lembut kau hadirkan perlahan senyum manisku
Itu kisah di mana kita pertama bertemu
Aku tak pernah mencarimu di luar duniaku
Layaknya kau yang tak sengaja bertemu denganku
Tapi harum cinta terlalu pekat hingga mampu menyentuh
Kini semua kisah berdiam di dalam sepetak duniaku
Segala kisah manis tentang pertemuan
Menyatu hangat dengan kisah kebersamaan
Kau dan aku kini berdua dalam segenap asa
Mencoba meraih mimpi dan aku tak lagi sepi
Tak kusapa lagi hujan yang berhenti
Seperti detik yang menghela napas lelah
Aku masih bersama kisah manis tentang pertemuan
Bermimpi dengan angan yang kurangkai bersamamu
Tak kusapa lagi hujan yang berhenti
Seperti senja yang tenggelam bersama malam
Dan aku masih di sini menanti tanganmu memelukku
Mendekap dan menghangatkanku, membungkam, dan aku diam
Tak kusapa lagi hujan yang berhenti
Seperti lagu yang baru aku dengar lalu kumatikan
Lebih senang mendengarmu bernyanyi lalu hebat dengan musikmu
Meracuni otakku dengan logika, aku diam dan membenarkanmu
by : Icha Mamusu








0 comments:
Post a Comment