Wednesday, 5 August 2015

Bumi Telanjang




Bumi goyah menuturkan kisah.
Mentari melacurkan sinarnya.
Berusaha mencumbu kekeringan.
Semua makhluk mendesis parau.
Retak tanah gersang tak bernyawa.
Melantunkan kesepian tanpa warna.
Oh bumiku gundul tak lagi perawan.
Sucinya ditebang, kayanya dieksploitasi.
Gundukan kekesalan telah menggunung.
Perut-perut buncit memegang kekuasaan.
Harta bumiku dicongkeli, rusak sudah.
Emasnya melayang, pulaunya telanjang.
Semoga Negeri ini tak terus ironi.


Simak juga puisi dan lembaran cerita yang lainnya di http://soearaperempoean.blogspot.com/ atau buka di fanspage https://www.facebook.com/pages/Soeara-Perempoean/474156479396546
 
Categories:

0 comments:

Post a Comment